Showing posts with label #KopiKultur. Show all posts
Showing posts with label #KopiKultur. Show all posts

Wednesday, April 17, 2013

#12 Storytelling


Selamat April Akberians...

April ini Akademi Berbagi Bali akan hadir kembali pada kelas ke 12. Kami kedatangan seorang tamu yang kreatif dan suka berbagi ilmu pula. Ialah Handoko, seorang creative storyteller. Passionate terhadap dunia marketing / strategi / komunikasi. Mencintai seni. Menulis di beberapa majalah marketing dan gaya hidup. Director film iklan dan sangat tertarik pada TREND konsumen.

Ketika perubahan yang serba cepat (ada yang menyebut sebagai CHAOTIC ERA) Peran cerita atau budaya tutur semakin esensial. Pada dasarnya era kini semua bisa jadi media. Apakah itu social media - mass media ataupun software. 

Bahkan siapapun bisa menciptakan media saat ini. Kepekaan kita terhadap partisipasi konsumen menjadi kunci keberhasilan komunikasi saat ini yang arahnya lebih ke ENGAGEMENT.

Yuuk ikuti kelas#12 "Storytelling" dengan @Handoko_H. Selasa 23 April 2013 Pukul 19:00-21.00Wita di Kopi Kultur (jl. Pengubengan Kauh-Kerobokan). Untuk pendaftaran bisa via twitter dengan mention @akberbali atau sms ke 0857.3925.0667

Peserta terbatas untuk 20orang saja yaa. 





Sunday, March 24, 2013

Sociopreneur

 
Kelas#10 yang berlangsung pada Minggu (17/03/2013) di Kedai Kopi Kultur mengangkat tema sociopreneur. Difasilitatori oleh Dicky Lopulalan, pendiri sekaligus pengelola Lopulalan Institute dimana Kedai Kopi Kultur adalah salah satu bentuk sindikat sosialpreneurnya yang berkolaborasi dengan beberapa sahabatnya.

Berbeda dari kelas sebelumnya kelas#10 ini, berlangsung dengan proses pembelajaran partisipatoris. Dimana peserta akan terlibat langsung sebagai narasumber. Alur kelas#10 diawali dengan perkenalan dari fasilitator dan peserta, menggali ide tentang apa itu sociopreneur, sharing pengalaman, dan latihan.

Disini kita tidak hanya duduk manis dan mendengarkan apa itu sociopreneur melainkan juga turut merumuskan sendiri. Kelas dimulai dengan sesi perkenalan dari masing masing peserta. Peserta diminta untuk menggambar wajah seseorang yang berada didekatnya dengan waktu satu menit saja. Kemudian hasil dari gambarnya diperlihatkan.

Hasilnya seluruh peserta dibuat tertawa dengan hasil gambar peserta lainnya. "Aneh, lucu," beberapa komentar peserta terlontar. Suasana kelas menjadi cair, tawa canda terdengar. "Enggak mirip saya," komentar salah seorang peserta pada gambar yang dimaksudkan gambar wajahnya.

Tawa yang pecah membuat kelas terasa akrab, selain masing-masing dari peserta sudah saling kenal ada juga kok yang belum saling kenal. Selanjutnya peserta diminta untuk menggambar yin yan personal, dengan menyebutkan mimpi yang belum kesampaian dan pengalaman yang paling berharga.
 

Nah sekarang saatnya masuk pada inti materi, apa sih yang disebut dengan sociopreneur itu? Dan apa nilai-nilainya? Disesi ini Dicky Lopulalan mengajak para peserta berdiskusi dalam waktu sepuluh menit dengan membentuk kelompok-kelompok kecil untuk merumuskan teorinya.